Penyakit yang lebih dikenal dengan nama Duchenne Muscular
Distrophy (DMD) ini merupakan salah satu bentuk dari pengecilan otot
yang berlangsung secara progresif atau memberat, terutama pada otot bahu,
panggul dan paha. Akibatnya, penderita sulit berdiri tanpa dibantu, cara
berjalan yang aneh (menjinjit atau mencoba berlari), sering jatuh, mudah lelah,
postur tubuh yang tidak lurus dan tidak mampu menaiki tangga. Obatnya hingga
saat ini belum ada.
Umumnya kelainan genetik ini dialami sejak kecil atau kurang dari 6 tahun dan kebanyakan diderita anak laki-laki, yakni kira-kira satu di antara 5.000 bayi laki-laki. Gen abnormal penyebab penyakit ini biasanya dibawa ibu, atau ibu sebagai carrier. Bila melihat sifat turunan yang resesif, maka tidak semua anak perempuannya akan carrier dan tidak semua anak laki-lakinya akan mendapat penyakit ini. Risiko untuk mendapatkan penyakit ini kira-kira 25% untuk setiap kehamilan. Oleh karena itu, ada keluarga yang mempunyai beberapa anak laki-laki dan tidak satupun menderita penyakit ini, namun ada juga keluarga yang seluruh anak laki-lakinya menderita penyakit ini.
Umumnya kelainan genetik ini dialami sejak kecil atau kurang dari 6 tahun dan kebanyakan diderita anak laki-laki, yakni kira-kira satu di antara 5.000 bayi laki-laki. Gen abnormal penyebab penyakit ini biasanya dibawa ibu, atau ibu sebagai carrier. Bila melihat sifat turunan yang resesif, maka tidak semua anak perempuannya akan carrier dan tidak semua anak laki-lakinya akan mendapat penyakit ini. Risiko untuk mendapatkan penyakit ini kira-kira 25% untuk setiap kehamilan. Oleh karena itu, ada keluarga yang mempunyai beberapa anak laki-laki dan tidak satupun menderita penyakit ini, namun ada juga keluarga yang seluruh anak laki-lakinya menderita penyakit ini.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar